Planet Geo Indonesia

Indonesian GIS & Geo-related blogs aggregator
Agregator blog GIS & Geo Indonesia

PGIS - SIGaP

Syndicate content
Untuk kegiatan-kegiatan Pengurangan Risiko Bencana dan Masalah-masalah Kesehatan Berbasis Masyarakat
Updated: 7 weeks 5 hours ago

Bikers Kok disuruh lewat tol

8 January, 2010 - 11:28 in Communities
Teman saya pernah berkomentar seperti ini:"Bikers Kok disuruh lewat tol" saat ia sedang mengendarai motor dan berkali-kali diminta oleh GPS-nya untuk masuk ke jalan tol. Entah apakah dia akhirnya memarahi GPS-nya atau tidak?

Bagaimana agar GPS anda (bila anda bikers) tidak memberikan arah untuk masuk ke jalan tol?

1. Buka jendela Setup Menu
2. Klik Routing
3. Pindahkan kursor ke tombol Follow Road Options…
4. Centang Toll Roads
5. Selesai
6. Selamat menunggangi motor anda, Please safety thinks.▲

Untuk komentar klik disini.

Diklat GPS untuk PB di PMI Banjar Kalsel

30 December, 2009 - 12:00 in Communities
PMI Banjar Martapura, Kalimantan Selatan, baru saja melakukan pelatihan yang bertajuk Pelatihan Pemetaan Risiko Pada Respon Bencana. Sebuah pelatihan yang mengintegrasikan pemanfaatan GPS dan GIS dalam manajemen bencana (khususnya respon dan upaya pengurangan risiko).

Pelatihan ini dikomandani oleh Jazuli, pada Jumat-Minggu, 25-27 Desember 2009.

Berikut laporan singkatnya:

LAPORAN KEGIATAN
Nama kegiatan : Pelatihan Pemetaan Risiko Pada Respon Bencana
Waktu : Jumat-Minggu, 25-27 Desember 2009
Tempat : Markas PMI Cabang Banjar
Peserta : KSR PMI Cabang Banjar
Jumlah Peserta : 20 orang
Fasilitator : PMI Cabang Banjar
Materi : 1. Manajemen bencana
2. Manajemen respon bencana
3. Peta dan Pemetaan
4. GPS dan Aplikasinya
5. Mapsource
6. Google Earth

Tujuan : 1. Penyegaran pelatihan pemetaan yang di dapat saat pelatihan CBRR
2. KSR PMI Cabang Banjar mampu membuat Peta risiko respon bencana
3. Peningkatan kapasitas relawan PMI Cabang Banjar

Hasil : 1. KSR PMI dapat menggunakan GPS untuk kegiatan navigasi dan pemetaan
2. KSR PMI dapat membuat Peta risiko respon bencana
3. KSR PMI dapat mengelola program map source dan google earth untuk kegiatan respon bencana.


Narasi kegiatan
1. Hari pertama kegiatan di mulai jam 08.00 pagi dengan materi manajemen bencana dan menajemen respon bencana. Sebagian dari peserta adalah anggota baru KSR PMI cabang Banjar sehingga memerlukan penekanan lagi dalam materi. Hal ini dapat di atasi dengan berbagi pengalaman dari teman-teman yang telah mendapatkan materi terdahulu. Setelah sholat jumat materi di lanjutkan dengan materi Peta dan Pemetaan . kegiatan berakhir jam 17.00.

2. Hari kedua kegiatan di awali dengan materi mengenal GPS, Map source dan google earth. Setelah makan siang dilanjutkan dengan praktek penggunaan GPS untuk navigasi. Kegiatan dilaksanakan di kecamatan Martapura

3. Hari ketiga kegiatan simulasi Pemetaan pada saat respon bencana. Kegiatan di laksanakan di daerah Lutfia Tunggal. Peserta berhasil menganalisis daerah bencana (dampak dan kapasitas yang masih ada) membuat jalus distribusi, posko PMI, lokasi Gudang, Pengungsian dan sumber air untuk pengungsian. Setelah makan siang peserta menganalisis data dalam bentuk map source dan google earth.


Hambatan :
1. Hujan pada saat praktek lapangan sehingga kesulitan dalam pengambilan data. Peserta membawa jas hujan untuk mengatasi hal ini.
2. GPS yang di gunakan hanya satu. Sehingga memperlambat proses kegiatan.i
3. Waktu hanya tiga hari sehingga tidak dapat menambah materi Arch view di pelatihan ini. Peserta sepakat untuk mempelajari arch view di bulan Januari.


Rekomendasi
1. PMI perlu menambah perlengkapan GPS untuk kelengkapan operasional. Terutama di mobil PMI.
2. Perlunya standar kurikulum untuk peta dan pemetaan. Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;} ▲

Martapura, 29 Desember 2009
Fasilitator

M. Jazuli Rahman, S.Pd

Silahkan Klik Disini untuk memberikan komentar

Jusuf Kalla Pimpin PMI

23 December, 2009 - 11:21 in Communities
Jusuf Kalla terpilih sebagai Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) periode 2009-2014. Ia terpilih melalui Musyawarah Nasional ke-19 PMI yang dimulai Senin (21/12) di Hotel Millenium, Jakarta.

Dalam pemilihan tersebut, Kalla merupakan calon tunggal setelah calon ketua umum lainnya, Ida Bagus Udiana, dari PMI Bali mengundurkan diri.

"Terimakasih atas amanah yang telah diberikan kepada saya untuk memimpin Palang Merah Indonesa dalam periode berikutnya. Saya berjanji untuk bekerja sebaik-baiknya bersama dengan saudara-saudara sekalian. Insyaallah kita bekerja untuk kejayaan Palang Merah Indonesia," kata Kalla dalam sambutannya seusai pemilihan, Selasa (22/12) malam.

Ia juga berjanji berupaya meningkatkan kesetiakawanan masyarakat serta melibatkan perusahaan maupun individu untuk berpartisipasi membantu PMI dalam pelaksanaan tugasnya. "Saya akan berupaya meningkatkan solidaritas nasional untuk menguatkan PMI," tegasnya.

Upaya itu, menurutnya, bisa berhasil bila dilakukan melalui kerja sama dan networking. Ia berharap, setiap anggota PMI bersatu padu untuk memajukan organisasi tersebut dan melanjutkan sejumlah upaya yang telah dilakukan Ketua Umum PMI sebelumnya Mar’ie Muhammad.

Terpilihnya Kalla sekaligus mengakhiri Munas yang ditutup oleh Menteri Kesehatan dr Endang Rahayu Sedyaningsih. (*/OL-01)

Sumber: http://www.mediaindonesia.com/read/2009/12/22/113060/92/14/Jusuf-Kalla-Pimpin-PMI

Pantau Arus Lalin Via lewatmana.com

21 December, 2009 - 10:10 in Communities
lewatmana.com menyediakan informasi realtime untuk informasi arus lalulintas di Jakarta, Tangerang dan Depok.

Ditampilkan disana hasil pantauan lalu lintas melalui kamera yang terpasang di berbagai daerah strategis dan rawan macet.

Sepertinya info yang disediakan oleh lewatmana.com ini akan bermanfaat bagi masyarakat, apalagi bila nantinya bisa terhubung dengan GPS.

Untuk melihatnya silahkan buka www.lewatmana.com dan untuk mobile device bisa anda unduh di halaman home-nya.

Selamat bertualang

Buku: SIG & Wisata Bahari

16 December, 2009 - 04:10 in Communities
Sistem Informasi Geografi (SIG) bukanlah teknologi baru dalam dunia ilmu komputer. Keandalannya dalam menganalisis suatu masalah secara spasial telah menarik minat sebagian besar orang untuk mengimplementasikan teknologi ini dalam berbagai bidang.

Buku ini hadir untuk memberikan pemahaman konsep dan imlplementasi SIG secara sederhana dengan mengambil contoh kasus perencanaan wisata bahari menggunakan aplikasi ArcView 3.2 dan ERMapper 6.4. Arcview 3.2 sengaja digunakan dalam buku ini karena kemudahannya dan banyak dipakai diberbagai instansi dan perguruan tinggi. Sedangkan ERMapper 6.4 adalah aplikasi pengolah citra yang cukup mudah digunakan dan belum banyak orang memanfaatkan kecanggihan aplikasi ini.

Salah satu kelebihan buku ini adalah dapat menjelaskan bagaimana mengolah citra dalam ERMapper 6.4 lalu mengkombinasikan citra hasil olahan tersebut dengan peta-peta rupa bumi di dalam ArcView 3.2. Langkah demi langkah dapat diikuti dengan mudah sehingga pembaca atau pengguna SIG dapat memahami cara-cara mengolah citra dan menganalisis data spasial dari berbagai sumber.

Pembahasan yang sederhana pada setiap bab dalam buku ini akan memudahkan para pembaca memahami konsep dan implementasi SIG. Oleh karena itu, bagi anda yang ingin mempelajari dan mengembangkan SIG untuk memecahkan suatu masalah secara spasial, buku ini sangat layak dijadikan pegangan sekaligus memperkaya khasanah pengetahuan Anda di bidang SIG. (Diambil dari teks Kover belakang buku)

Judul Buku: Sistem Informasi Geografi - menggunakan aplikasi ArcView 3.2
Penulis: Muhamad Jafar Elly
Penerbit: Graha Ilmu Yogyakarta
Cetakan: Pertama, 2009. Edisi Pertama
VIII + 142 hlm,; 23 cm
ISBN 978-979-756-497-1
harga: Rp 34.800 (15 Desember 2009; Toko Buku Gramedia Blok M)

Menyimpan Track ke dalam Memory Card

15 December, 2009 - 12:13 in Communities
Banyak kawan-kawan yang menanyakan bagaimana caranya menyimpan data Track ke memory card, salah satu diantaranya adalah GPS ETrex Vista HCx hanya mampu menyimpan 20 track saja. Seandainya hanya memetakan satu RT atau bahkan satu RW saja sih masih tidak masalah, namun bagaimana bila satu desa di daerah rural? wah kan luas bener tuh pasti tidak cukup ruangnya.

Nah, berikut ini cara menyimpan data track ke dalam memory card. Cara ini untuk ETRex Vista HCx, Vista Cx, (HCx atau Cx Series), MapSeries (60 dan 76 CSx) adalah mirip, jadi silahkan mencoba yah:

1. Buka halaman Track
2. Pilih Setup
3. Tampil jendela Track Log Setup
4. Klik Data Card Setup
5. Tampil jendela Data Card Tracks
6. Centang Log Track To Data Card
7. Selesai
8. Silahkan mencoba
(Saya mencobanya dengan menggunakan ETrex Vista HCx)

Kemudian bagaimana cara kerjanya?
Seperti kita membuat Track sebelumnya, setelah selesai pada jendela Track akan tersimpan data Track yang baru kita simpan.

Nah, bedanya adalah: saat kita buka jendela Data Card Tracks maka akan terlihat disana data Tracks yang kita buat dengan extention .gpx. Misalnya 20091215.gpx

Bila kita menghapus data yang ada di jendela Tracks (data tersimpan di GPS) maka kita tidak akan menghapus data yang ada pada memory card.▲

Untuk memberikan komentar silahkan klik judul atau disini.

Rida dan Idon Nikahan Loh

14 December, 2009 - 10:05 in Communities
Desember, ternyata bagi banyak Mappers PMI sangat memiliki kesan. Selain banyak yang berulang tahun dibulan ini, banyak pula buah hati mereka yang lahir dibulan ini. Nah ditahun 2009 ini ada trend baru bagi Mappers PMI: Menikah di bulan Desember!!!

Siapa mereka yang berbahagia itu?:

Yang pertama adalah Rida, dia menikah kemarin (13 Des 2009). Saya ga dapet undangannya jadi ga tahu dirayain dimana.

Yang berikutnya adalah Mujtahiddin yang biasa kita panggil Idon, dia Insya Allah menikah dengan Catur (Staf PMI DKI Jakarta, belum berubah kan Don?) pada 18 Desember 2009, perayaan di Auditorium Yos Sudarso, SESKOAL, Cipulir, Kebayoran Lama. Jakarta Selatan (Sekitar S6 14 23.8 E106 46 28.3 yah meleset sedikitlah koordinatnya, yang penting sekitar sini kok - mudah2an Idon baca tulisan ini dan memperbaiki koordinatnya biar yang dari Bali dan NTT serta Sumut ga nyasar, hehehehe).

Tiada ucapan yang baik saat ini selain: Semoga keluarga kalian menjadi keluarga Sakinah, Mawadah dan Warahmah serta dikaruniai anak-anak yang dapat membawa nama baik orang tua dan juga menjaga nama baik dirinya sendiri serta bermanfaat bagi sesama. Amin

ToT Risk Mapping/PGIS for DM: Go Green

9 December, 2009 - 03:46 in Communities
ToT Risk Mapping ditutup dengan kegiatan penanaman pohon di sekitar Pusdiklat PMI. Penanaman pohon tersebut ternyata baru pertama kali dilakukan oleh peserta pelatihan di Pusdiklat PMI Jawa Tengah.

Tujuan dari penanaman pohon ini adalah menghijaukan area Pusdiklat sehingga akan menjadi lebih sejuk, rindang dan nyaman. Juga mendukung program PMI dalam Adaptasi Perubahan Iklim (Climate Change Adaptation).

Pohon-pohon yang ditanami oleh Mappers ini adalah, diantaranya: Rambutan, Mangga, Kedondong, Belimbing, Jambu.

Satu pohon ditanam oleh satu kelompok. Sehingga tercatat 7 pohon yang ditanam Mappers, yaitu peserta (5 kelompok), satu pohon oleh kelompok Fasilitator, dan satu oleh Panitia Penyelenggara.

Yah walaupun hanya 7 pohon semoga nanti akan bermanfaat, apalagi selama ini Pusdiklat PMI belum dinaungi pohon-pohon rindang, dan juga semoga pohon ini dapat memberikan keteduhan kepada mereka yang bernaung dibawahnya. Semoga pula peserta diklat selanjutnya dapat menikmati buah dari pohon-pohon ini, yo ngerujak yo!.

Silahkan klik judul untuk tulis komentar. ▲

ToT Risk Mapping/PGIS for DM: The Best

8 December, 2009 - 07:06 in Communities
Setelah melalui pelatihan yang panjang, test harian yang, kata mereka, menyesakkan. Penugasan yang membuat mereka tidak bisa tidur tepat waktu dan praktek lapangan. Akhirnya diputuskan ada 10 lulusan terbaik dalam pelatihan ini.

Mereka adalah:
1. Mujtahiddin; PMI Pusat
2. R. Endro Teguh Kusumo; Jawa Tengah
3. M. Jazuli Rahman, S.Pd; Kalimantan Selatan
4. Rida Dwi Mariana; DKI Jakarta
5. Heri Enjang Syahputra; Sumatera Utara
6. Dwi Handoko; Jawa Tengah
7. Aero Sapta Negara; Bengkulu
8. Yohanes Bambang T.B; DI Yogyakarta
9. Dewi Astuti; PMI Pusat
10. I Wayan Winata; Bali

Kriteria kelulusan merujuk pada standar kurikulum PMI, yaitu:
1. Unsur Pengetahuan (25%)
2. Unsur Keterampilan (50%), dan
3. Unsur Sikap (25%).

Kepada para lulusan ToT Risk Mapping, amalkan ilmu dengan professional dan mengutamakan prinsip kesukarelaan dan selamat dimobilisasi ke seluruh Indonesia dalam segala kondisi.

Silahkan klik judul untuk tulis komentar. ▲

ToT Risk Mapping/PGIS for DM: Exam

7 December, 2009 - 11:07 in Communities
Hari terakhir pelatihan dilalui para Mappers PMI dengan ujian mempraktekkan bagaimana mengajar/melatih/memfasilitasi pelatihan pemetaan baik saat Tanggap Darurat (emergency response), Early Recovery maupun Kesiapsiagaan (Mitigasi dan Preparedness) untuk KSR, Satgana, Staf, Sibat dan Masyarakat.

Sebelum praktek mereka diwajibkan membuat Rencana Pembelajaran (RP) sesuai dengan topik yang mereka dapatkan untuk kemudian diperiksa oleh fasilitator untuk persetujuan dan siap dipraktekkan.

Saat mereka mempraktekkan, kamera video kami siapkan untuk merekam proses mereka menyampaikan materi sehingga yang bersangkutan dapat mengevaluasi bagaimana mereka melatih merujuk pada prinsip-prinsip pelatihan. Apalagi lokasi pelatihan di setting dilaksanakan di tempat-tempat non formal, misalnya di saung tempat masyarakat berkumpul atau di bawah pohon.

Saat salah satu peserta menjadi fasilitator, maka peserta lainnya berperan sesuai dengan tema, misalnya menjadi KSR, Satgana, Staf, Sibat atau Masyarakat. Termasuk juga ada proses tanya jawab sebagaimana layaknya suatu proses pelatihan. Tema atau topik dari test ini adalah bagaimana proses pemetaan partisipatif dapat berjalan dan berguna dalam manajemen bencana.

Yah, walaupun peserta ini sudah berpengalaman mengajar, tetap saja musuh fasilitator datang, yaitu GUGUP. Nah tinggal bagaimana mereka mampu menghadapinya, seorang fasilitator yang berpengalaman atau fasilitator baru namun cerdas pasti akan mampu mengatasinya.

Silahkan klik judul untuk tulis komentar. ▲


All opinions belong to their respective owners, others, copyright © 2006-2007 Buana Katulistiwa.